Ini mungkin
saja jadi november terakhir yang aku jalani dengan mu. Musim hujan terakhir
yang kita rasakan bersama sebelum kamu pergi dan tidak akan pernah kembali
bersama ku, selamanya. Sama seperti kamu, hujan hari ini juga masih menyisakan
jejaknya. Yang membuat aku masih enggan berpindah dari zona nyamanku. Setiap
musim hujan dan november biasanya selalu menjadi lovember untuk kita jalani.
Namun tidak untuk november tahun ini, november terberat yang pernah ada, karena
kepergianmu. Bagaimana disana dan apa kabarmu ? bulan ini aku bermain hujan
sendirian tak seperti tahun-tahun sebelumnya bersamamu. Apa kamu disana bermain
hujan sendirian sama seperti aku disini. Hujan dan november tidak pernah sedingin
ini, aku butuh secangkir kopi yang kamu buatkan untuk ku. Mungkin secangkir
kopi dan pelukanmu tidak akan pernah bisa kembali aku rasakan, tapi aku tahu
kamu selalu menjaga ku dari jauh, meskipun kini kita sudah berada diruang yang
berbeda, sayang. Kenapa kepergianmu seperti secepat kilat sebelum hujan ? mengejutkan
dan membuat semua orang terkaku kaget mendengarnya. Selepas hujan, pelangi
selalu muncul dengan indah warnanya. Namun jika kepergianmu sama seperti hujan,
akan kah ada indah pelangi yang sama akan muncul seperti setelah hujan ?
Detik seakan
membeku tak mau melebur bersama waktu ketika aku mengantarkan ketempat terakhir
peristirahatanmu. Tidurlah dengan tenang, tanpa aku yang akan mengganggu tidur
pagi mu dengan celotehan dan tangan jahil ku. Pergilah, tanpa harus memikirkan
bagaimana aku akan bertahan meski tanpamu. Tinggalkan aku sendiri, tanpa harus
memikirkan aku yang marah dengan sikapmu. Tinggalkan aku sendiri yang meskipun
aku hanya akan bisa bercinta dengan delusinasi bayang tubuhmu, biarkan aku
terbenam dalam bayang-bayang, karena aku masih belum sanggup bersinar. Aku
tahu, Tuhan telah menyiapkan tempat terbaik untukmu disana. Dan tersenyumlah,
karena aku wanita mu yang akan menjaga semua hal yang pernah kita lalui tanpa
pernah melupakan sedetiknya. Tersenyumlah, karena aku sanggup bertahan tanpa
bermanja padamu. Tersenyumlah, karena ini november dimana aku belajar banyak dari
kehilangan meski tanpa pelangi setelah hujan. Dan kamu, tersenyumlah, because
you”ll always be my lovember J.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar