Entah malam ini apa yang membuat aku berpikir tentang “bagaimana menikmati hidup” . Dari dulu bagiku untuk bahagia atau tidak itu adalah pilihan. Pilihan yang mungkin sederhana tapi tak sesederhana seperti pengucapannya. Toh, dari awal kita masih jadi cabang bayi dan kita tumbuh kita selalu menjadi pilihan dan mempunya pilihan.
Jumat, 06 Februari 2015
Pilihan Untuk Menikmati Hidup
Entah malam ini apa yang membuat aku berpikir tentang “bagaimana menikmati hidup” . Dari dulu bagiku untuk bahagia atau tidak itu adalah pilihan. Pilihan yang mungkin sederhana tapi tak sesederhana seperti pengucapannya. Toh, dari awal kita masih jadi cabang bayi dan kita tumbuh kita selalu menjadi pilihan dan mempunya pilihan.
Selasa, 03 Februari 2015
Untuk siapa saja, yang berjuang dengan JARAK
Tulisan ini saya dedikasikan buat pejuang jarak sejati tsaah..
Buat kalian, siapa saja yang sedang berusaha mematahkan jarak.
*biar mendalami sambil puter The Calling~Where ever you will go"
Dulunya, aku adalah sama kaya kalian, bedanya sekarang statusku sudah menjadi Veteran LDR =)) . Cerita sedikit, aku mungkin pernah lebih dulu merasakan apa yang sedang kalian rasakan, dulu aku LDR selama 4 tahun. Beberapa kali pindah tempat LDR dan bukan makin dekat tapi malah semakin jauh. Iya, Banjarmasin-Bandung. Tapi Alhamdulilah, semua sukses sampai dia pulang kekota asal.
Aku sih cuma mau bilang sama kalian. Gak usah berlebihan. Berlebihan sedih, ngumbar galau, kangen atau status menyedihkan. Karena disini, intinya adalah Perjuangan.
Gak usah terlalu sering ngeluh. Intinya disini adalah sabar. Aku tau kalau ngeluh itu manusiawi. But, trust me. Sering ngeluh, ngumbar sana-sini kalau kamu kesepian, dengan sedihnya kamu LDR bakal bikin hubungan kalian rusak. Iya, karena ada banyak setan-setan diluar sana (re: orang ketiga) yang mengincar kesepianmu, yang siap menggantikan kekosongan apa yang diciptakan dari kamu dan pasangan. Ya gak apa-apa, silahkan lakukan kalau kalian sudah tak menyayangi hubungan kalian :) . Dan kalian harus sadar, apa yang kalian keluhkan sana-sini gak bakal kok bikin tiket pesawat, penginapan, dan uang saku kalian jadi GRATIS. Kenapa gak dari pada kalian ngeluh, lebih baik cari uang tambahan dan nabung biar cepat ketemu. LDR itu perjuangan, kawan. Sama-sama berjuang kedua belah pihak, sama-sama saling mengisi. Bukan hanya salah satu pihak yang berjuang, tapi harus kedua belah pihak.
LDR itu seni, kawan. Seni setia yang hanya bisa dilakukan orang-orang berIQ tinggi. So, jangan ngaku IQ tinggi kalo nyatanya hobbymu adalah selingkuh.
LDR itu mendewasakan, sobat. Coba lihat, berapa lama kamu harus bersabar untuk sebuah pertemuan yang tidak sebanding dengan waktu tunggu.
LDR itu belajar, sahabat. Sadarkan kalian jika kalian harus belajar menghargai waktu karena kurangnya waktu untuk bertemu ?
Tidak usah takut, semua akan indah padahal mah kagak wkwkw.. Enggak, semua bakal indah pada waktunya. Percaya saja, serahkan semua pada Tuhan. Minta Tuhan menjaganya dengan baik, fisiknya dan hatinya. Tuhan tahu, ada umatNya yang sedang saling mendekap dalam doa, dan saling berjuang. Tuhan tidak tidur, sobat.
Berikan seluruh kepercayaanmu. Karena hubungan dengan tanpa kepercayaan akan sia-sia. Beri pasanganmu seluruh kepercayaanmu, tapi jangan menutup mata mu, telinga dan kata hatimu. Jangan bego!
Jangan egois, karena disana bukan hanya kamu yang diurusnya. Jangan mau menang sendiri, karena disana bisa jadi dia sedang berjuang untuk masa depannya. Dukung lah..
Dan, berkomunikasilah sebaik mungkin. Bukan sebanyak mungkin. Apa artinya komunikasi sering namun tidak efisien ? Karena komunikasi yang baik adalah pondasi dari hubungan apa saja
Dan, selamat berjuang teman. Selamat saling bercumbu dalam angan dan mendekap dalam doa. Selamat mendewasakan diri, sobat :)