Senin, 19 Januari 2015

True Friend ? I Believe

Ketika beberapa orang bertanya tentang keberadaan sahabat sejati, aku akan dengan lantang menjawab Yes I Believe :) Aku bukan orang yang pandai menggambar, aku juga buka orang yang bersuara merdu untuk menyanyi. Sampai pada saat aku ingat besok adalah tanggal 20 Januari dan tidak ada hal special yang bisa aku berikan dihari ulangtahunmu. Aku hanya bisa menulis, merangkai kata biarpun tak sepuitis atau seindah sastrawan. Dan, tulisan cerita ini yang hanya bisa aku berikan dihari special mu . Aku ingat betul, bagaimana semesta dan Tuhan pertama mempertemukan. Disuatu senja menjelang malam saat aku tengah mampir dirumah salah satu keluarga, dimana kamu baru saja menempati rumah baru mu disatu komplek dengan ku. Saling lirik waktu kamu jalan dengan teman SMP kita sekaligus tetangga mu, saat kamu menyusuri komplek yang mungkin saat itu masih asing bagimu. Semua ku anggap angin lalu, sampai pada akhirnya kamu memperkenalkan diri sebagai murid baru di sekolah kita. Sekelas tanpa sengaja, kelas 3A dan duduk dikursi hampir berdekatan. Saat itu kesan pertama mu adalah tentang aku yang jutek dengan tatapan mata sinis. Dan aku yang mnilaimu songong dan big =))). Singkat waktu, kita jadi satu geng. Ingat ? ketika kita berkelahi bersama dengan kelas lain, berkelahi berdua dengan teman sekelas :) . Nama panggilan kita yang mirip, tanggal lahir kita yang hampir berdekatan, jumlah nama kita yang sama dan jarak rumah ku dan rumahmu yang hanya sejengkal dan beberapa hal tentang kita yang hampir selalu sama dan cocok. Kita les matematika dan kita selalu bolos berdua, buka puasa disiang bolong lalu pura-pura lemas sampai rumah, jalan-jalan keliling kota tanpa helm dan hanya aku yang tau hawa0hawa belum mandimu kesekolah. Singkat cerita, kita masuk di SMA yang sama, beda kelas namun semakin akrab. Kelas 2 berharap diterima di IPA dan ternyata terkabul dan malah sekelas, kelas 2 kita yang nakal sekali, suka bolos dan entah malah cabut kemana disaat jam sekolah, berkelahi dengan satpam sekolah setiap pagi karena hobby terlambat, berdebat dengan guru Agama yang entah kenapa benci sekali sama kita berdua hahahaha. Beberapa hal baik, buruk, sedih, senang kita sudah lewati bersama. Dari kamu, aku belajar banyak hal, tentang persahabatan yang tulus dan apa adanya, tentang arti percaya tanpa takut dikhianati, belajar mengontrol ego dari sikap mu yang jarang sekali marah dan tentang melepaskan disaat kamu pindah dan berjuang untuk cita-citamu. Dan dari kamu, aku percaya bahwa sahabat sejati yang tak akan pupus oleh waktu itu ada dan itu kita.
Kita tau, kita orang-orang yang saling mendukung, dan saling tau kekurangan dan kelebihan masing-masing, kita orang yang tau kemana kita akan "hidup" dan saling merencanakan masa depan masing-masing. Sampai pada saat kamu baca ini, dan sampai nanti aku tidak akan pernah menyesal kenal kamu, dan bersahabat sampai sekarang. Kamu orang terbaik yang pernah aku kenal, biarpun kamu suka bohongin teman-teman kita dan konyolnya mereka selalu percaya =))) . Dulu, sebelum amu pindah apa kamu masih ingat jika kita selalu merayakan bersama ulang tahun kita :). Mungkin, sweeet 17 kita jadi ulang tahun terakhir yang kita rayakan bersama dimasa remaja yang entah mengapa hancur sekali ini :D. Aku masih berharap, suatu saat Tuhan berbaik hati untuk mengizinkan kita merayakan ulang tahun bersama kembali. Terlalu banyak kenangan baik buruk kita yang harus ditulis disini, aku tau kamu pemalas dan gak bakal mau baca kalaupun aku tulis panjang-panjang disini wkwkwk. Pastinya, aku masih menyimpanya erat semua memory kebersamaan kita, tanpa pernah niat untuk sedikitpun melupakan. Selamat datang 20mu, Januari Liliyana. Selamat ulang tahun, walau raga tak bisa bersama tapi semoga kita selalu saling mendekap dalam doa. Tercapai segala tujuan hidupmu, kejar cinta pertamamu. Tuhan bersamamu, Ia bersama orang baik sepertimu. Panjang umur, agar kita bisa bertemu dan mengukir lagi moment manis. Bahagia selalu ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar