Rabu, 28 Januari 2015

Mungkin Saja Kau

Kau bukan persinggahan. Bukan juga pelampiasan, dari sebuah hampa. 
Kau penyejuk. Kau penawar rindu, dari hati yang hampir mati. 
Kau bukan benalu, kau adalah pelepas dahaga dan pengobat luka. 
Kau juga bukan seorang penggangu. Malah mungkin, hadirmu ialah jawaban atas segala doa :) 


Dan aku, aku adalah seorang pendosa. 
Mungkin kau pernah merasa tersisihkan, disaat duniamu memandang aku sedang bersama dengan selain kamu. 
Kau bukan terduakan. Tempatmu ada, dan tempatmu nyata, sayang. 
Disebuah ruang sendiri yang ku sebut akar pikiran. 
Dan tanpa ada yang bisa mengganti, dimana disana kamu akan selalu hidup.


Maaf, untuk tidak akan pernah bisa menjadikanmu yang pertama dan satu-satunya.
Sosokmu mungkin tepat, tapi kau datang disaat yang tidak tepat untuk lalu menciptakan sebuah kita.


Mungkin kau, jawaban atas segala tanya. Hanya saja waktu tak mau berkompromi, sayang :) . 


Berbahagialah sendiri, jangan hiraukan aku.

You're my sweet disaster

Tidak ada komentar:

Posting Komentar