Cinta kadang mematikan logika, mencacatkan indra,
menolak hal rasional demi melakukan hal-hal irasional. Banyak pasangan diluar
sana yang dengan berakhirnya hubungan kemudian menyalahkan orang lain. Padahal
tanpa sadar, beberapa hubungan berakhir karena pasangan itu sendiri yang
membunuh perlahan hubungan mereka. Cinta memang membuat segala sesuatunya
menjadi tidak irasional, sulit diterka oleh logika, mungkin itu alasan kenapa banyak yang kemudian melakukan hal konyol
diluar nalar hanya demi mengikat pasangan, padahal beberapa yang dilakukan
bukan menyelamatkan hubungan itu sendiri, seperti pasir yang digenggam erat,
mereka akan melepas dirinya perlahan. Ditulisan kali ini, berhubung lama banget
gak update blog aku pengen nulisin hal-hal yang bisa membunuh hubungan sendiri,
dengan teramat maaf kalau bahasanya jadi sedikit agak resmi, soalnya lama gak
update dan keseringanh nulis berita dan artikel resmi ouuhh L
Thats yeah, hal yang bisa membunuh hubungan sendiri
diantaranya adalah
1. -
Posesif & Over
Protectif
Diantara kalian disini mungkin banyak yang posesif
sama pasangannya, merasa memiliki dan gak mau kehilangan membuat manusia
spesies ini bersikap seenaknya terhadap pasangannya. Menjaga berlebih, perasaan
ingin mengikat membuat manusia seperti ini punya sikap otoriter terhadap
pasangannya, mengatur dan membatasi hal-hal yang tidak seharusnya dibatasi.
Melarang berteman, melarang bersosialisasi. Tahu gak kenapa walau punya pacar
sekalipun manusia harus tetap berteman dan bersosialisai ? Biar kalau putus
dari manusia model begini, galau dan sakit hatinya gak sendirian. Percayalah,
setiap yang berlebihan gak bakal baik pada akhirnya, walau tujuan dari mereka
yang posesif dan over protectif sebenarnya baik. Posesif dan Over protectif
akan melahirkan kebohongan-kebohongan baru, hubungan yang berlandaskan
kebohongan akan selalu menjadi cambuk untuk diri sendiri. Posesif dan Over
Protectif hanya akan melukai diri sendiri dan pasangan. Melukai diri sendiri
karena biasanya mereka yang posesif dan protectif akan insecure berlebih terhadap
pasangan, cemburu tidak pada batasnya, harus siap jika tahu sudah dibohongi.
Melukai pasangan karena posesif akan melahirkan hal-hal bersikap abuse,
mengambil hak-haknya untuk berteman dan berbagi sama dunianya yang tak hanya
kamu. Percayalah, bahwa “melepaskan”
pasangan bukan berati itu bukan tanda cinta, tapi itu bukti yang kuat bahwa
kamu memberikan kepercayaan yang tinggi terhadapnya, bukannya hubungan memang
harus berlandaskan kepercayaan yang tinggi ?
2. -
Ego Talk
Kali ini ada ego yang brbicara. Selalu mengikuti
kemanapun egomu berada akan menjadikanmu manusia yang egois. Manusia tanpa
empati menempatkan diri mereka lebih tinggi dari pada manusia lain. Kenapa ini
jadi hal kedua yang bisa membunuh hubungan mu sendiri ? YAK, karena selalu
ngasih makan ego gak bakal bikin hubunganmu tambah awet apalagi harmonis.
Mereka yang selalu ngasih makan ego sendiri dalam hubungan biasanya dikit-dikit
hanya bisa menyalahkan orang lain tanpa bekaca terhadap dirinya sendiri, tidak
bisa mengalah apalagi minta maaf. Ego talk perkara nafsu, melampiaskan demi
memuaskan hati. Sisanya ? Hell, yuk ah lihat sudah berapa banyak manusia yang “gagal”
hanya karena selalu ngasih makan egonya sendiri.
3. -
Abuse
Ini yang paling gak enak, dan paling menyedihkan.
Banyak korban diluar sana yang gak sadar bahwa mereka sedang ada dihubungan
yang abuse. Abuse tidak hanya perkara kekerasanm fisik, tapi juga psikis. Hal
kecil yang tanpa disadari ternyata masuk kedalam abuse, seperti pelecehan,
marah yang berlebih sampai memaki-maki dan keluar kata kasar. Perlu digaris
bawahi bahwa pelecehan tak hanya bersifat seksualitas, tapi mengarah ke harga
diri. Banyak dari mereka yang merasa dicintai oleh pasangannya kemudian
bersikap seenaknya sendiri, bilang bahwa yang bisa menerima baik buruknya hanya
sipasangan, bilang bahwa gak bakal ada yang mau sama pasangan selain dirinya.
Well, biasanya korban dari hubungan abuse ini lama-lama bakal sadar walaupun
mereka sangat butuh sekali untuk didampingi secara support agar bisa keluar dari
hubungan abuse.
4. -
Si tukang ngatur
Hellooowwwww.. situ pacarnya apa tukang parkir ?
Hobbynya kok ngarahin dan ngatur-ngatur mulu ? Biasanya ini banyak dilakukan
kaum perempuan, walau banyak juga dilakukan oleh laki-laki. Mereka yang suka
ngatur biasanya akan ngelarang buat bergaul dengan ini itu, melarang kesini
kesitu, melarang mengambil keputusan ini itu. Mereka lupa, bahwa pasangannya
juga punya hidup sendiri dan gak numpang nyawa sama pasangannya. Adalah hal
berbeda dengan mereka yang memberikan pilihan tanpa mengatur bagaimana
pasangannya harus bersikap.
Apapun itu, kita jelas tahu bahwa hubungan adalah
perkara kesepakatan. Bukan hanya terjalin secara sepihak. Jangan pernah lupa
bahwa esensi dari pacaran salah satunya adalah bahagia dan merasa nyaman.
Jangan menyalahkan orang lain ketika hubunganmu rusak, but ask your self first,
bisa jadi diri sendiri yang membunuh hubungan itu secara perlahan J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar